Perlombaan AI kini memasuki babak baru. Setelah sukses mengembangkan model bahasa yang bersaing dengan OpenAI dan Anthropic, perusahaan AI asal Prancis Mistral AI resmi meluncurkan Robostral Navigate, model AI robotik pertamanya yang memungkinkan robot bergerak secara mandiri hanya dengan satu kamera RGB biasa.
Selama ini, robot otonom umumnya membutuhkan kombinasi berbagai sensor mahal seperti LiDAR, kamera kedalaman (depth camera), hingga sistem multi-kamera agar dapat memahami lingkungan di sekitarnya. Teknologi tersebut membuat biaya pengembangan robot menjadi tinggi dan membatasi adopsi di berbagai industri.
Mistral mencoba mengubah pendekatan itu.
Melalui Robostral Navigate, robot kini cukup menggunakan satu kamera biasa ditambah instruksi dalam bahasa alami. Misalnya, pengguna cukup memberikan perintah seperti “Keluar dari lobi, berjalan melalui koridor, masuk ke ruang penyimpanan, lalu berhenti di depan rak kedua.” AI kemudian akan menerjemahkan instruksi tersebut menjadi navigasi secara otomatis tanpa memerlukan sensor tambahan.
Yang membuat teknologi ini menarik adalah performanya. Mistral mengklaim Robostral Navigate berhasil mencapai 76,6% tingkat keberhasilan pada benchmark R2R-CE, bahkan mengungguli beberapa sistem yang masih mengandalkan LiDAR dan multi-kamera. Model berukuran 8 miliar parameter (8B) ini juga dikembangkan sepenuhnya menggunakan simulasi sebelum diterapkan ke dunia nyata.
Teknologi tersebut dirancang agar kompatibel dengan berbagai jenis robot, mulai dari robot beroda, robot berkaki, hingga drone. Hal ini membuat Robostral Navigate berpotensi digunakan di berbagai sektor seperti manufaktur, pergudangan, logistik, layanan pengiriman, hingga industri perhotelan.
Peluncuran ini juga menjadi langkah besar bagi Mistral dalam memasuki dunia Physical AI, yaitu kecerdasan buatan yang tidak hanya memahami teks atau gambar, tetapi juga mampu berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik melalui robot. Langkah tersebut menyusul akuisisi perusahaan robotika Austria Emmi AI pada Mei 2026 yang memperkuat ambisi Mistral di sektor otomasi industri.
Persaingan di industri AI kini tidak lagi hanya berfokus pada chatbot atau asisten digital. Perusahaan-perusahaan besar mulai berlomba membangun AI yang mampu mengendalikan robot di dunia nyata. OpenAI berinvestasi pada robotika, Tesla mengembangkan Optimus, Figure AI membangun robot humanoid, sementara Mistral memilih jalur navigasi robot yang lebih efisien dan hemat biaya.
Jika teknologi seperti Robostral Navigate terus berkembang, masa depan robot otonom bisa menjadi jauh lebih terjangkau. Perusahaan tidak lagi harus mengeluarkan biaya besar untuk memasang berbagai sensor mahal, sehingga adopsi robot AI di pabrik, gudang, hingga layanan publik berpotensi meningkat secara signifikan.
Peluncuran Robostral Navigate menunjukkan satu hal yang semakin jelas: masa depan AI bukan hanya berbicara, tetapi juga bergerak. Robot yang mampu memahami instruksi manusia dan bernavigasi hanya dengan satu kamera dapat menjadi fondasi baru bagi revolusi otomasi global dalam beberapa tahun mendatang.
Sumber: https://www.pymnts.com/news/artificial-intelligence/2026/mistral-introduces-robotics-ai-requires-only-one-camera