• About
  • Privacy Policy
  • Terms
0
0
0
0
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • AI News
    • Apple
    • Anthropic
    • OpenAI
    • Meta
    • Microsoft
    • Amazon
    • Google
    • xAI
  • AI Startup Charts
  • AI Community
  • AI NEWSLETTER
  • AI Events
  • AI News

5 Prediksi Tren AI Tahun 2024

  • Artıfısıal
Total
0
Shares
0
0
0

Kita memasuki minggu pertama tahun 2024 dan tren teknologi AI tak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Alih-alih, tren ini justru makin meningkat, terbukti dengan makin banyaknya bermunculan pemain baru, dan inovasi dari pemain-pemain lama di industri ini. Belum lagi investasi bernilai tinggi dari para investor kelas kakap di dunia teknologi—membuat persaingan jadi makin ketat tahun ini.

Berikut ini adalah 5 prediksi tren AI yang diperkirakan akan menjadi tren kunci selama 12 bulan ke depan di seluruh dunia dalam lingkup AI.

#1 Video Buatan AI Makin Nyata

Kalau tahun 2023 adalah tahunnya AI yang membuat teks dan gambar, 2024 diprediksi akan menjadi tahunnya AI dalam pembuatan konten dengan format video. Prediksi ini didasarkan pada pengembangan produk-produk AI yang mulai berfokus ke video, seperti ChatGPT yang mampu meng-generate konten yang terlihat nyata.

Salah satu platform AI yang juga memberikan contoh nyata mengenai hal ini adalah Pika 1.0 yang memiliki kemampuan menghasilkan klip video pendek berkualitas tinggi hanya dengan memberikan perintah atau prompt lewat teks. Andrej Karpathy, mantan Director of AI di Tesla yang kini bekerja di OpenAI memprediksi bahwa hal ini hanyalah masalah waktu saja. Kelak, menurutnya, kecanggihan video ciptaan AI akan sama baiknya dengan teks dan gambar.

You know how image generation went from blurry 32×32 texture patches to high-resolution images that are difficult to distinguish from real in roughly a snap of a finger? The same is now happening along the time axis (extending to video) and the repercussions boggle the mind just… https://t.co/OMLruSYt3p

— Andrej Karpathy (@karpathy) November 28, 2023

#2 Makin Banyak Perusahaan Mengadopsi AI, Pekerja Dituntut Ikut Terampil

Morgan Stanley, salah satu perusahaan jasa keuangan global, memprediksi bahwa AI akan memengaruhi 40% tenaga kerja dalam tahun-tahun mendatang. Survei lain dari Amazon mengungkap bahwa 75% perusahaan kesulitan menemukan kandidat calon karyawan yang kompeten di bidang AI.

Artinya, jika kamu familiar atau bahkan menguasai teknologi dan produk-produk AI, maka kamu sudah selangkah di depan pekerja lain.

Namun, di antara semuanya, satu hal yang menarik adalah perusahaan riset Forrester membuat ekspektasi di mana pada tahun 2024 sebanyak 60% pekerja akan menggunakan AI mereka sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan.

#3 Ponsel Bertenaga dan Berfitur AI

Sejauh ini, sebagian besar produk AI besar hanya dapat diakses di desktop atau browser akibat kebutuhan daya komputasi yang besar untuk menjalankan model di balik produk-produk AI ini. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi AI, model bahasa yang lebih kecil dan efisien seperti Gemini Nano dari Google diharapkan akan membuat beban kerja AI dapat diproses pada perangkat yang lebih kecil.

Seiring berjalannya waktu pula, diprediksi kemajuan ini akan melahirkan ponsel cerdas yang ditenagai dan diproses oleh AI secara penuh. Akhir tahun 2023 kita telah melihat prototipe, maka 2024 kita akan melihat lebih banyak hal yang sama.

#4 Model AI Lebih Kecil, Lebih Murah, dan Multimodal

Model AI populer seperti GPT dari OpenAI adalah salah satu model AI yang berbiaya paling mahal. Hal ini wajar mengingat ini adalah terobosan baru sehingga membutuhkan biaya lebih besar dalam pengembangannya.

Seiring makin banyaknya pesaing dan teknologi yang makin maju, tiap model AI diprediksi akan lebih kecil, murah, dan lebih intuitif.

Model AI seperti GPT-4 dan Gemini diprediksi akan bersaing untuk pasar kelas atas, sementara model lain yang lebih terjangkau juga akan hadir, seperti PHI-2 dari Microsoft, dan Mistral 7B yang dapat berjalan pada perangkat keras yang lebih murah dan ditargetkan untuk kasus penggunaan tertentu.

#5 Makin Banyak Drama

Lonjakan eksponensial dalam kemampuan fantastis AI ini memang sebanding dengan kontroversi dan drama yang dihadirkannya.

Kita telah melihat drama pemecatan CEO OpenAI yang disusul drama-drama mengejutkan lainnya. Para petinggi dunia teknologi, mulai dari bos Microsoft sampai pemilik X (sebelumnya Twitter) bahkan ikut berkomentar terkait drama ini.

View Post

Final Drama: Sam Altman Kembali Jadi CEO, Jajaran Petinggi Diganti

  • November 22, 2023
View Post
Share
View Post

Babak Akhir Pemecatan CEO: Sam Altman Gabung ke Microsoft!

  • November 21, 2023
View Post
Share
View Post

Mengejutkan! Sam Altman Mendadak Berhenti sebagai CEO OpenAI

  • November 18, 2023
View Post
Share

Tak hanya itu, banyak kasus lain yang juga menjadi sorotan dalam industri AI selama tahun 2023, misalnya kasus pengadilan berprofil tinggi yang menjerat perusahaan teknologi besar. Berikut ini adalah beberapa titik penting di dunia AI yang diprediksi akan membawa kejutan dalam beberapa bulan mendatang:

  1. Gemini Ultra dari Google belum dirilis juga, menimbulkan perdebatan akan kemampuannya yang terus dibandingkan dengan GPT-4.
  2. Apple belum mengumumkan produk AI-nya. Hal ini banyak ditunggu pemerhati AI karena dianggap akan mengehebohkan industri.
  3. Makin banyak alternatif AI baru yang akan menjadi tantangan bagi arsitek model AI yang dihadapkan pada tantangan sebagai kerangka kerja dominan untuk membangun model AI.

Sebagai penutup, setelah melihat 2023 yang penuh dengan inovasi mutakhir yang datang bersama drama tak terduga, 2024 diprediksi akan menjadi tahun di mana AI akan melahirkan inovasi yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Menarik untuk ditunggu bukan?

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • AI Trends
  • Prediksi Tren AI
Artıfısıal

The #1 AI ecosystem in Indonesia.

Previous Article
  • AI News
  • Pojok AI

Peran Penting AI dalam Melawan Perubahan Iklim

  • Artıfısıal
View Post
Next Article
  • AI News
  • Video

Galaxy Unpacked 2024: Samsung Hadirkan AI

  • Artıfısıal
View Post
You May Also Like
View Post
  • AI News
  • LLMs
  • Microsoft
  • Newsletter

Microsoft Peringatkan AI Agent Bisa Jadi Ancaman dari Dalam Perusahaan

  • Rifad
  • October 20, 2026
View Post
  • AI News
  • Anthropic

OpenCode Diretas, Pengguna AI Terancam Tagihan Ratusan Dolar

  • Rifad
  • October 20, 2026
View Post
  • AI News
  • Newsletter

Bank Besar AS Blokir Agen AI yang Mencoba Mengakses dan Memindahkan Uang Nasabah

  • Rifad
  • October 19, 2026
View Post
  • AI News
  • Google
  • Newsletter

Trump Klaim Google Kini Menurut Kepadanya, Perubahan Nama di Maps Jadi Sorotan

  • Rifad
  • October 19, 2026
View Post
  • AI News
  • Newsletter
  • Tokoh AI

TikTok Blokir Akun Promosi Film Dokumenter Elon Musk, Kontroversi Sensor Kian Memanas

  • Rifad
  • October 18, 2026
View Post
  • AI News
  • Investasi AI
  • Newsletter

Saham Pemasok AI Asia Berguguran, Biaya Pendanaan Ancam Ledakan Infrastruktur AI

  • Rifad
  • October 18, 2026
View Post
  • AI News
  • Meta
  • Newsletter

Meta Revisi Ketentuan Bisnis Usai Kontroversi Penggunaan Konten Situs untuk AI

  • Rifad
  • October 17, 2026
View Post
  • AI News
  • Anthropic
  • Newsletter

Claude Pangkas Gerbang Sirkuit Kuantum hingga 17 Kali dalam Riset Anthropic

  • Rifad
  • October 17, 2026
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • About
  • Privacy Policy
  • Terms

Input your search keywords and press Enter.