Donald Trump mengklaim Google kini lebih responsif terhadap dirinya. Namun, Google sebelumnya menyatakan perubahan nama geografis di Maps mengikuti sumber resmi pemerintah AS.
Donald Trump melontarkan klaim tentang hubungannya dengan Google dalam sebuah rapat umum di Highland Heights, Kentucky, pada 17 Oktober 2026. Presiden AS itu membandingkan sikap perusahaan teknologi tersebut pada masa jabatan pertamanya dengan situasi sekarang.
“Google wouldn’t have taken my call in the first. Now, they kiss my ass,” kata Trump, sebagaimana dikutip The Verge.
Pernyataan itu muncul ketika Trump membanggakan pengaruhnya dalam mengubah nama geografis yang ditampilkan pemerintah AS, termasuk Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.
Trump mengaitkan perubahan Maps dengan pengaruhnya
Trump menyiratkan bahwa dirinya memiliki peran langsung dalam keputusan Google Maps menampilkan perubahan nama tersebut. Ia juga menyinggung perubahan nama Danau Ontario menjadi “Lake America” dalam pernyataannya di hadapan pendukung.
Namun, penjelasan Google sebelumnya berbeda. Perusahaan menyatakan bahwa penamaan fitur geografis mengikuti sumber resmi pemerintah, termasuk Geographic Names Information System (GNIS) untuk wilayah AS. Google juga mengatakan pembaruan tersebut mengikuti kebijakan yang telah lama diterapkan untuk wilayah perairan yang memiliki nama berbeda di berbagai negara.
Dengan demikian, klaim Trump tentang pengaruh pribadinya tidak sama dengan konfirmasi bahwa Google mengubah kebijakannya atas permintaan langsung presiden.
Hubungan Big Tech dan pemerintah kembali disorot
Pernyataan Trump muncul di tengah hubungan yang semakin diperhatikan antara perusahaan teknologi besar dan pemerintahannya. Google dan sejumlah pemimpin industri teknologi berupaya menjaga hubungan dengan pemerintahan Trump melalui berbagai pertemuan, pernyataan publik, dan dukungan terhadap sejumlah inisiatif.
Meski begitu, belum ada bukti dalam laporan tersebut yang menunjukkan bahwa Google mengubah kebijakan penamaan geografis secara khusus untuk memenuhi permintaan pribadi Trump.
Google belum memberikan tanggapan langsung terhadap komentar terbaru Trump saat The Verge menerbitkan laporannya.
Mengapa hal ini penting?
Google Maps digunakan secara luas untuk mencari lokasi dan memahami informasi geografis. Karena itu, kebijakan penamaan yang konsisten penting untuk menjaga kepercayaan pengguna, terutama ketika nama tempat menjadi bagian dari perdebatan politik.
Kasus ini juga memperlihatkan bagaimana keputusan teknis sebuah platform dapat dipresentasikan sebagai keberhasilan politik. Untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi, publik perlu membedakan klaim seorang pejabat dari penjelasan resmi perusahaan dan mekanisme yang mendasari perubahan tersebut.
Sumber: The Verge · Associated Press