• About
  • Privacy Policy
  • Terms
0
0
0
0
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • AI News
    • Apple
    • Anthropic
    • OpenAI
    • Meta
    • Microsoft
    • Amazon
    • Google
    • xAI
  • AI Startup Charts
  • AI Community
  • AI NEWSLETTER
  • AI Events
  • AI News

GMO Internet Jepang Hadapi Kebocoran Data, 27.000 Server Diduga Terdampak

  • Rifad
Total
0
Shares
0
0
0

Perusahaan teknologi Jepang, GMO Internet, tengah menyelidiki kebocoran data setelah peretas yang diduga bertanggung jawab memublikasikan informasi yang diklaim berkaitan dengan perusahaan dan pelanggannya.

Insiden ini melibatkan layanan Onamae.com Desktop Cloud, yang menyediakan desktop virtual untuk para trader keuangan. GMO mendeteksi akses tanpa izin dan menghentikan layanan tersebut pada 21 Oktober 2026. Perusahaan juga menerima tuntutan sekitar 8 miliar yen, atau sekitar US$50 juta.

Pada 27 Oktober, GMO mengonfirmasi bahwa pihak yang diduga sebagai pelaku telah memublikasikan informasi. Namun, perusahaan masih memverifikasi keaslian dan isi data tersebut. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa banyak data pelanggan yang benar-benar terekspos. GMO menyebut sekitar 27.000 server mungkin terdampak.

GMO meminta pelanggan mengganti kata sandi dan berhati-hati terhadap pesan atau panggilan yang menyamar sebagai perusahaan. Perusahaan juga mengumpulkan perangkat pelanggan untuk diperiksa dan bekerja sama dengan pihak berwenang.

Hingga pembaruan 27 Oktober, GMO menyatakan belum mengonfirmasi adanya serangan ransomware. Perusahaan juga menolak memenuhi tuntutan pelaku karena pembayaran tidak menjamin data yang dicuri akan dihapus atau tidak disalahgunakan.

Kasus ini menunjukkan bahwa dampak serangan siber tidak berhenti ketika akses ilegal terdeteksi. Publikasi data yang belum terverifikasi, potensi penyalahgunaan akun, dan risiko penipuan lanjutan dapat memperbesar kerugian pelanggan.

Catatan penting: informasi yang dipublikasikan peretas masih dalam proses verifikasi. Jumlah server yang berpotensi terdampak juga bukan berarti seluruhnya telah dipastikan mengalami kebocoran data.

Sumber: TechCrunch | Pernyataan resmi GMO Internet

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Artificial Intelligence
Rifad

Previous Article
  • AI News
  • By The AI

General Compute Raih US$100 Juta, Taruhan pada Chip AI di Luar Nvidia

  • Rifad
View Post
Next Article
  • AI News
  • By The AI
  • Google

Mantan Direktur AI Meta Bangun Ndoc, Penantang Baru Microsoft Office dan Google Workspace

  • Rifad
View Post
You May Also Like
View Post
  • AI News
  • By The AI
  • Google

Mantan Direktur AI Meta Bangun Ndoc, Penantang Baru Microsoft Office dan Google Workspace

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News
  • By The AI

General Compute Raih US$100 Juta, Taruhan pada Chip AI di Luar Nvidia

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News
  • By The AI

AI dan Data Center Memperparah Krisis Air Arizona

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News

Bos Instagram Prediksi Penolakan terhadap AI Akan Semakin Besar

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News

Serangan Siber Kembali Mengguncang Industri Keuangan Korea Selatan

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News
  • By The AI
  • Google

Google Perluas Iklan di AI Search ke Pasar Global saat Pertumbuhan Iklan Melambat

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News

Microsoft Ungkap Pendapatan Azure: US$33,2 Miliar dalam Tiga Bulan

  • Rifad
  • October 31, 2026
View Post
  • AI News
  • By The AI
  • Google

Google Gemini 4 Carbon Puncaki Peringkat AI, tetapi Aksesnya Masih Terbatas

  • Rifad
  • October 31, 2026
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • About
  • Privacy Policy
  • Terms

Input your search keywords and press Enter.