• About
  • Privacy Policy
  • Terms
0
0
0
0
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • AI News
    • Apple
    • Anthropic
    • OpenAI
    • Meta
    • Microsoft
    • Amazon
    • Google
    • xAI
  • AI Startup Charts
  • AI Community
  • AI NEWSLETTER
  • AI Events
  • AI News
  • Google
  • LLMs

🚀 Google Pukau Dunia Teknologi: Gemini 3.1 Pro Hadir dengan Kecerdasan 2X Lebih Kuat!

  • Rifad
Total
0
Shares
0
0
0

Jakarta, 20 Februari 2026 — Dunia kecerdasan buatan kembali diguncang! Google baru saja meluncurkan Gemini 3.1 Pro, model AI terbaru mereka yang disebut-sebut sebagai lompatan besar dalam sejarah penalaran mesin. Bukan sekadar pembaruan biasa — ini adalah senjata baru Google untuk merebut kembali mahkota sebagai model AI paling canggih di dunia.


🧠 Dua Kali Lebih Cerdas — Bukan Sekadar Klaim!

Yang paling mencuri perhatian adalah skor Gemini 3.1 Pro pada benchmark ARC-AGI-2, sebuah ujian penalaran logika yang sangat ketat: model ini meraih skor 77,1%, dibandingkan Gemini 3 Pro yang hanya 31,1% dan Gemini 3 Deep Think yang mencapai 45,1%. The Register Artinya, kemampuan berpikirnya melonjak lebih dari dua kali lipat dalam waktu singkat!

Tak hanya itu, dalam bidang ilmu pengetahuan ilmiah, model ini meraih 94,3% pada GPQA Diamond; di bidang coding mencapai Elo 2887 pada LiveCodeBench Pro dan 80,6% pada SWE-Bench Verified; serta 92,6% pada MMMLU untuk pemahaman multimodal. VentureBeat


🌐 Tersedia di Mana-Mana — untuk Semua Kalangan

Gemini 3.1 Pro kini hadir di berbagai platform sekaligus: aplikasi Gemini, NotebookLM khusus untuk pengguna Pro dan Ultra, serta API Gemini melalui AI Studio, Antigravity, Vertex AI, Gemini Enterprise, Gemini CLI, dan Android Studio bagi para developer dan enterprise. Google

Bahkan, model ini juga dapat diakses melalui sejumlah layanan Microsoft, termasuk GitHub Copilot, Visual Studio, dan Visual Studio Code. The Register


📂 Konteks 1 Juta Token — Baca Seluruh Repositori Kode Sekaligus!

Gemini 3.1 Pro hadir dengan jendela konteks input 1 juta token — cukup besar untuk memuat seluruh repositori kode berukuran menengah sekaligus, sehingga model dapat memahami ketergantungan antar file tanpa kehilangan konteks. Lebih jauh, batas output kini ditingkatkan menjadi 65.000 token, memungkinkan pembuatan dokumen panjang atau aplikasi multi-modul dalam satu sesi tanpa hambatan. MarkTechPost


💡 Kemampuan Nyata, Bukan Sekadar Obrolan

Google menegaskan bahwa Gemini 3.1 Pro bukan AI yang sekadar menjawab pertanyaan sederhana. Model ini dirancang untuk tugas-tugas di mana jawaban sederhana tidak cukup — seperti menjelaskan topik kompleks secara visual, mensintesis data menjadi satu tampilan, hingga mewujudkan proyek kreatif. 9to5Google

Bahkan, salah satu fitur paling menonjol adalah kemampuan model untuk menghasilkan animasi SVG dari teks saja — membayangkan sebuah narasi dan menghidupkannya secara visual! VentureBeat


💰 Performa Kelas Dunia, Harga Tetap Sama!

Ini yang membuat para developer berdecak kagum: Gemini 3.1 Pro mempertahankan struktur harga yang sama dengan pendahulunya — input $2 per 1 juta token untuk prompt di bawah 200k token, dan output $12 per 1 juta token — sehingga pengguna mendapatkan peningkatan performa masif tanpa biaya tambahan. VentureBeat

Menurut data dari Artificial Analysis, Gemini 3.1 Pro kini menempati posisi teratas pada Intelligence Index mereka, sekaligus menawarkan harga sekitar separuh dari kompetitor frontier terdekatnya. MarkTechPost


🏆 Google Rebut Kembali Takhta AI Dunia

Akhir tahun lalu, Google sempat merebut gelar model AI paling powerful di dunia dengan Gemini 3 Pro, namun dalam hitungan minggu posisi itu diambil alih oleh OpenAI dan Anthropic. Kini Google kembali dengan Gemini 3.1 Pro untuk merebut takhta tersebut — dan evaluasi dari firma independen Artificial Analysis menunjukkan bahwa model ini telah melompat ke posisi terdepan sebagai model AI paling powerful dan berperforma tinggi di dunia saat ini. VentureBeat


“Gemini 3.1 Pro dirancang untuk tantangan terberat Anda — di mana jawaban sederhana tidak pernah cukup.” — Tim Gemini, Google


Perang AI belum usai. Google telah melempar gauntlet-nya. Kini giliran dunia untuk menyaksikan seberapa jauh kecerdasan buatan bisa membawa kita.

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Related Topics
  • Artificial Intelligence
  • Gemini
  • Google
  • Report
Rifad

Previous Article
  • AI News
  • Amazon

Amazon PHK 16.000 Karyawan, Total Pemangkasan Capai 30.000 dalam 3 Bulan!

  • Rifad
View Post
Next Article
  • AI News
  • LLMs
  • OpenAI
  • Tokoh AI

OpenAI Is Going Bankrupt? Fakta di Balik Isu Burn Rate, Iklan, dan Taruhan Besar pada AGI

  • Rifad
View Post
You May Also Like
View Post
  • AI News
  • Microsoft

CEO Microsoft Peringatkan Bahaya AI: “Anggap Model Bisa Diretas Sejak Awal”

  • Rifad
  • October 12, 2026
View Post
  • AI News
  • Anthropic
  • LLMs

Anthropic Putus Akses Internet AI saat Pengujian, Ada Apa dengan Claude?

  • Rifad
  • October 11, 2026
View Post
  • AI News
  • Google

Google Batasi Gemini Gratis Mulai 9 Oktober: Pengguna Free Kini Hanya Dapat Flash-Lite

  • Rifad
  • October 8, 2026
View Post
  • AI News
  • OpenAI

Sam Altman: Dunia Harus Menerima “Sebagian Hal Buruk” dari AI

  • Rifad
  • October 6, 2026
View Post
  • AI News

Trump Bersiap Hadapi 4 Resiko Masa Depan Teknologi AI

  • Rifad
  • October 3, 2026
View Post
  • AI News
  • Investasi AI

Vietnam Berambisi Menjadi Negara Teknologi Terbesar Di Asean

  • Rifad
  • September 28, 2026
View Post
  • AI News
  • LLMs
  • OpenAI

GPT-6 Astra Resmi Rilis: Benarkah Era AGI dan Ancaman Web Search Dimulai?

  • Rifad
  • September 5, 2026
View Post
  • AI News

Kebijakan dan Regulasi AI di Indonesia

  • N Firmansyah
  • September 3, 2026
Artıfısıal Official Blog Artıfısıal Official Blog
  • About
  • Privacy Policy
  • Terms

Input your search keywords and press Enter.